Jumat, 28 Februari 2014

Biarlah Menjadi Perahu Kertas

Semuanya tak semudah membalikkan telapak tangan. Sesuatu yang telah kamu cita-citakan belum tentu dapat tercapai secara pasti. Sesuatu yang kamu rencanakan, belum tentu berjalan dengan baik. Terkadang, kita juga harus menelan pil pahit. Cita-cita itu bagaikan bintang di langit. Sangat indah dilihat, namun susah dan bahkan mustahil untuk digapai. Atau seperti perahu kertas yang mengalir dan terus mengalir di sungai. Entah akan berhenti dimana, entah akan sampai dimana. Namun suatu saat, perahu kertas itu akan berhenti juga. Bisa jadi sampai kemuara sungai, atau pun tenggelam tertabrak sampah. Mimpi, Mimpi, Mimpi…..

Biarlah menjadi perahu kertas, dan mengalir bersama air








1 komentar: