Derai peluh menghantarkan ku pada luka ,. Berulang kali
memang ku ulang kata itu, namun tak mampu jua ku cerna dari alam sadar ku ..
Hei, namun satu. Ternyata Tuhan amat mengasihi ku .. dari air mata yang
menyejukan ini, yang tertahan dan tetap pada kelopak nya ,. Ia membiarkan aku membaca seluruh
kalimat , menguatkan aku dari tulisan itu .. teramat jelas lukisan kasih sayang
Nya . mulai ku kurangi kesah ini, berbalik memuji Nya ,. Ya Rabbi, lamban sekali ku sadari
sapaan Mu lewat perih ini,.
“Daun
yang jatuh tak pernah menyalahkan sang angin”. Aku amat tertegun Allah
memberi ku pemahaman pada kalimat yang luar biasa bermaknanya , dan tak semua
jiwa terpilih untuk merasakannya . namun sekarang , DUNIA ! coba katakan,
berapa kali lagi aku harus gagal ?? katakan saja ! , sebab aku takan menyerah
.. Aku paham, kasih sayang Nya tak berwujud kesenangan semata . itulah Dia Sang
Maha Luas yang wujud kasih sayang Nya teramat Luas . Subhanallah !
Dan ku pahami ,
ketulusan memimpin segalanya disini, ditempat daku berpijak, dan ditempat dikau
pula berpijak sebab “yang berasal dari hati, akan tersampai pula
pada hati”. Namun tak semua niat baik berbalas kebaikan pula kan ?? .
nah disitulah mengapa ketulusan memimpin segala yang tak bisa terpimpin :)