Pernah ku cerita lewat tinta ., Pernah ku toreh menjadi kata,
membentuk gagasan yang katanya bagus
tapi bukan itu yang ku mau ! ..
Gagasan gagasan yang ada, mereka menjadi nada ku ,
saat mulut tak dapat melantun,
lidah kelu untuk menari ,. Ia hidup
membentuk prinsip yang katanya indah
tapi bukan itu yang ku mau !
Pernah aku ingin, mendamaikan yang beda menjadi baur
mereka ku ingin jalan beriringan
menapaki satu jalan yang meski proses berbeda ..
Pernah aku meng-ego ,,
ingin menjadi pengubah ,..
bukan maksud ingin terdepan tapi hanya mengubah ..
Pernah aku ingin ,
Pernah aku ingin
Pernah aku ingin
Ya, aku pernah setidaknya !!
Menjadi seorang penganut ingin dengan tulus
Tak tau ingin itu ingin suatu yang sulit,
Ia sukar ..
Hingga ketika aku lakoni,
pada laluannya aku keasyikan melakoni
yang ku setujui dari salah satu yang beda itu ..
mereka sering bertikai , lalu aku ikut didalamnya hingga,
menjadi yang pro, juga kontra ..
Saat aku dapat melihat, tak harus aku gunakan gagasan apapun
Saat mulut terkatup, saat tangan tak mengukir .
jelas! jelas sekali aku melihat
Lalu ku rekam saja dengan fikiran ..
Menjadi pengubah .. General sekali maknanya ..
Menjadi pengubah , itu harus terdepan ..
Menjadi pengubah, itu harus pembenar ..
Menjadi pengubah, itu harus menjadi sesuatu ..
Pernah aku ingin, hingga aku mengerti ...,
Terobos dulu kemenangan, hingga harus kan ada
yang menjadi kalah ..
Untuk melunakkan ke-ego-an
memberi pemahaman ..
Suatu tujuan yang nyata , sama ..
Pernah aku ingin, hingga kini,
aku masih kan tetap ingin ..,
Tiap huruf memiliki arti Kumpulan huruf itu ku namai bait Mereka berbunyi saat ekspresi tertuang :)
Senin, 13 Januari 2014
Selasa, 30 Juli 2013
Untuk setetes air mata yang tertahan ,.
Derai peluh menghantarkan ku pada luka ,. Berulang kali
memang ku ulang kata itu, namun tak mampu jua ku cerna dari alam sadar ku ..
Hei, namun satu. Ternyata Tuhan amat mengasihi ku .. dari air mata yang
menyejukan ini, yang tertahan dan tetap pada kelopak nya ,. Ia membiarkan aku membaca seluruh
kalimat , menguatkan aku dari tulisan itu .. teramat jelas lukisan kasih sayang
Nya . mulai ku kurangi kesah ini, berbalik memuji Nya ,. Ya Rabbi, lamban sekali ku sadari
sapaan Mu lewat perih ini,.
“Daun
yang jatuh tak pernah menyalahkan sang angin”. Aku amat tertegun Allah
memberi ku pemahaman pada kalimat yang luar biasa bermaknanya , dan tak semua
jiwa terpilih untuk merasakannya . namun sekarang , DUNIA ! coba katakan,
berapa kali lagi aku harus gagal ?? katakan saja ! , sebab aku takan menyerah
.. Aku paham, kasih sayang Nya tak berwujud kesenangan semata . itulah Dia Sang
Maha Luas yang wujud kasih sayang Nya teramat Luas . Subhanallah !
Dan ku pahami ,
ketulusan memimpin segalanya disini, ditempat daku berpijak, dan ditempat dikau
pula berpijak sebab “yang berasal dari hati, akan tersampai pula
pada hati”. Namun tak semua niat baik berbalas kebaikan pula kan ?? .
nah disitulah mengapa ketulusan memimpin segala yang tak bisa terpimpin :)
Kamis, 27 Juni 2013
untuk 3 rumah sandaran ku, yang bisa berjalan dan mereka hidup ..,
Hujjatul Balighah , Sari Ridwan Daud BanTa, Noor Arafah Mumtazah
,. kadang kan, kalo rindu hampir tumpah merembes berubah jadi mendung
., coba sekali kali tengok, laman lama yang dahulu dahulu kita gores .
adakah rindu kita masih sama terasa ??
benda bulat, petak atau
apakah itu. yang tergantung mungkin terletak diatas meja belajar kita,
benda itu yang kita sebut jam atau weker . ia seperti memisah kan kita
dengan kesibukan bangku pendidikan yang kita enyam yang sekarang jalan
kita menjadi beda .. tak ada lagi, perkelahian yang rupanya semakin
membuat ego kita membaur, rupanya sulit sekali untuk kita berbagi cerita
kala duka sesekali menyapa di keseharian . hahh
tapi, si yang kita
sebut jam atau weker itu salah ! kualitas kekompakan kita takan bisa
longgar karena kesibukan berbeda .. iya kan lovely ?? iyaaakaan ????
Rabu, 19 Juni 2013
surat cinta untuk Allah
Maaf kan hamba ya Allah J
Ku
sadari, banyak sekali keluh kesah ku haturkan pada mu kala tangan ini
mengadah.. ku stel haluan haru biru, aku ingin menangis dan mengadu pada Mu ..
ya, tentang kesal ku, tentang penyesalan ku,.. padahal, tidak semua kesedihan
yang selalu meliputi jejak ku di hari hari kemarin, sekarang dan seterusnya ..
Dia, memberi ku tawa di sela mengisi kosong nya waktu kuliah di kantin, memberi
ku kemampuan untuk naik turun tangga kampus *walau sedikit nyesek hehe, Dia memperkenalkan
aku pada ukhuwah yang luar biasa indah , terjalin dikampus dan banyaaaaak
sekali yang ku alami,,. Dan juga yang lebih luar biasa, my best famly J mama, ayah, abang ,
adek, semuaanya .. anugerah itu , mengapa kerap tak ku ceritakan pada Mu , hah ..
maafkan aku ya Rabb , maaf ..
Dan,
tentang ketidakmampuan ku untuk memberi yang terbaik, ketidakmampuan ku untuk
berbicara yang baik, tentang ketidakmampuan ku memanajemen emosi dengan baik,
dan ketidakmampuan ku mengisi waktu kosong dengan baik .. padahal, Dia juga
memberi ku banyak kelebihan bersama kekurangan itu .. Dia memberi ku wadah
untuk melatih skill bicara ku, Dia memberi ku ruang agar aku bisa memainkan
kata hingga menjadi tulisan, Dia memberi ku kecerdasan sehingga aku bisa
bergaul dan menjadi manusia yang berguna, Dia memberi ku mereka. Makhluk luar
biasa yang melewati mereka bisa ku petik rahmat dari Mu, bisa ku jemput hidayah
dari Mu .. oh, lihatlah wadah ini , lihatlah betapa berharga nya dikau di
hadapan-Nya J
..
Ya Illahi , Ku suguhkan kata terbaik yang ku hatur untuk
Mu, bersama dengan melengkungnya bulan sabit di bibir ku .. wahai Yang cinta
Nya sangat suci yang terindukan oleh daku, maaf jika Kau menunggu ku terkadang
sangat lama untuk beranjak menuju Mu kala adzan memanggil.. maaf, hanya maaf
yang saban hari ku tutur pada Mu pada saat saat yang terindah dan damai
menyertai sekujur tubuh ku .. Dalam shalat sering aku lalai, dalam berbuat
sering aku tak ikhlas , dalam berpikir sering aku tak baik .. Namun cinta Mu
selalu memberi ku ruang untuk merenung, selalu memberiku waktu untuk menangis
dan memohon ampun ,, dan rahmat Mu selalu hadir bersamaan dengan ku rasakan
ampunan serta senyum mu yang berbisik “hamba ku sayang, lihatlah damai ini
berarti senyum Ku untuk mu”
Ya Rabbi, Kau Maha Tahu, Kau Maha tahu bagaimana daku ingin diajarkan mencintai Mu, walaupun mungkin surat ini, seperti gombalan ,. Berikan aku waktu untuk mengasah cinta ku, agar menjadi pantas dihadapan Mu ..
Minggu, 09 Juni 2013
DIAM …
Jika ingin merasakan senang, harus
tahu dulu gimana rasa yang tak senang, jika ingin merasakan manis harus tahu
dulu gimana rasa nya tidak manis . agar, kita bisa membedakan dan membandingkan
keduanya. Aku ingin dilapangkan hati ku, maka harus belajar dari sempitnya
hati, aku ingin belajar untuk diam , maka mulai lah dari banyak mendengarkan
,,.
Mengapa banyak sekali kata kata bijak tentang diam ??
Karena itu semua membuktikan, betapa
manusia ingin selalu didengar kan, bukan mendengarkan .. dan posisi telinga pun
terancam punah haha .. mungkin, aku juga termasuk dari kategori tsb, namun, lama
ku sadari . ketika mereka berlomba lomba beropini, mengkritik, menasehati, dan
menjawab. Mengapa tak aku lebarkan telinga ku, ku luaskan hati ku .. untuk
menampung semuanya dengan sabar dan ikhlas , sebab ilmu telah menanti di ujung
pendengaran ku ^^ hihi … sulit memang , sulit .. namun hikmah nya , tak mampu
ku tulis dibagian tulisan ku ini J ..,
Diam bukan menjadi kan mu menjauh
Dia bukan menjadi kan hilang
Dia bukan menghambat mu dari bicara,
Bukan, bukan itu …
Namun diam adalah, bagaimana kau
berfikir sebelum bicara , bagaimana manajemen emosimu ketika mensehati,
bagaimana kau mengendalikan suasana ketika riyuh, dan bagaimana kau belajar
menjadi sandaran ketika bahu bahu goyah .. begitu lah dia yang ku maksud ..
sederhana , namun berliku ..
Bak seperti air, yang tenang
dipermukaan , namun tahu kah dikau .. didalamnya, terdapat ikan ikan yang
berlomba melawan arus, terdapat karang yang kokoh meski ombak menghantam ,
terdapat kehidupan kehidupan yang luar biasa indah di dasarnya .. jadilah kita
sperti itu, yang indah karena berproses,. Hanya dengan mata saja memandang,
maka nyaman nya pun tercipta .. hanya karena memandang saja, terlebih kau
salami ia :)
Senin, 03 Juni 2013
Luangkan waktu mu untuk ..
- Memutuskan untuk shalat disaat maghrib , berjamaah lalu tilawah minimal 5 lembar , dan mengulang hafalan .
- Memutuskan untuk mengambil air wudhu' ketika adzan isya berkumandangan, walau sesibuk apa pun, sholat tepat waktu dan ditutup dengan witir. lalu tilawah minimal 5 lembar, mengulang hafalandan tidur tepat waktu .
- Belajar adalah kesenanga, maka jadikan ia seperti pengisi waktu, kebutuhan akan nafsu agar terpacu untuk sukses !
- Memutuskan untuk shalat tahajjud di 1/3 malam terakhir, mengadu pada-Nya, tilawah minimal 5 lembar dan muhasabah diri.
- berusaha untuk mencari aktivitas di sela menunggu shubuh tiba, seperti pekerjaan yang membutuhkan otak bekerja dan kantuk pun hilang :)
- Memutuskan untuk sholat fajar.
- Memutuskan untuk sholat shubuh tepat waktu, berusaha mengusir kantuk, tilawah minimal 5 lembar dan mengulang hafalan .. eeeitsss al-matsurat jangan lupa :D
- Awali hari dengan basmallah dan akhiri dengan dengan hamdallah . Maka ingatlah, dunia ini hanyalah permainan yang melalaikan dan jadikan ia seperti tempat persinggahan yang hanya sementara , sekejab saja :)
- Memutuskan untuk dhuha, meski dalam waktu yang sangat sibuk.
- Ketika kau mengingat Allah di waktu senggang, ingatlah, Allah akan memperkenalkan diri-Nya pada mu di waktu duka.
- Memutuskan untuk dhuhur tepat waktu . shalat sunnah nya jangan ditinggalkan ^^
- Memutuskan untuk shalat ashar tepat waktu, almatsurat nya juga ya ^^
Rabu, 22 Mei 2013
katakan, MENGAPA ?
Saat kata sering kali tak
didengar,
Seringkali kalimat disalah artikan
Tak jarang menasehati dianggap menyudutkan
Tak jarang pula menasehati seperti menyudutkan
Dan seperti itulah dakwah ,katanya .
maka bersabarlah didalam dakwah, katanya . namun coba perjelas kata itu, biar
daku lebih paham dan tak salah paham tentang nya . omongan sering menjadi angin
lalu, kebaikan sering terlupakan, hanya melihat yang lebih hebat dari yang
terhebat . mulutku membungkam, saat ku kenal nasihat seperti menyudutkan, saat
ku kenal kawan seperti lawan haha .. aku
paham, diatas langit masih tinggi langit menjulang .. namun bisakah sejenak
berhenti untuk mendengar kan, berhenti untuk memikirkan , memikirkan lebih jauh
maksud dari kata hati . bukan, bukan lah untuk mengadu kepintaran ku pinta kau
diskusi, bukan lah untuk menyudutkan, ku ajak kau berbagi . bukan begitu kawan
, bukan begitu maksudku ..
Pintarnya dikau teman, ku tau jauh
bahkan lebih jauh dari ku, maka sebab itu kau ada disini, disampingku tuk
berbagi.. namun terasa jalan ini seperti ramai dan aku laksana termangu
menunggu setiap haluan lewat dan berhenti bercakap . letih sekali rasanya hati
bila demikian , aku bosan dan jenuh namun tak beraturan . irama yang mengiringi
ku pun mulai jenuh lalu pergi !
Perlahan aku menjauh, tapi tidak untuk
menghilang dari gerombolan . hanya maksud untuk menepi biar ku rasa damai hati
melantun sendiri, biar ku rasa damai jiwa mengukir sepi ..
Berbicara seperti memantul kembali,
tersenyum bagai hanya pada diri sendiri, namun seperti apakah arti diri ku
dimata mu teman ?? benarkah kalimat ku seperti menyudutkan ? maka tegur daku ..
tegurlah !!
Jika
tidak jua, mungkin ini teguran Allah untuk ku . agar aku berhenti dari
banyaknya bicara, agar aku lebih mendengar kan mu dan agar aku lebih banyak
berbagi dengan-Nya ..
Langganan:
Postingan (Atom)
